Anorexia Nervosa
Gangguan ini ditandai dengan kekurusan, citra tubuh yang terdistorsi dan ketakutan intens terhadap kenaikan berat badan, kurangnya menstruasi antara gadis dan wanita, dan perilaku makan yang sangat terganggu. Beberapa individu dengan Anorexia menurunkan berat badan dengan diet ekstrim dan berlebihan.; yang lainnya dengan memancing makanan dimuntahkan, atau mengkonsumsi obat pencahar. Menurut beberapa studi, individu penderita Anorexia memiliki resiko kematian 10 kali lipat daripada individu yang tidak menderita gangguan ini. Banyak individu dengan Anorexia juga memiliki penyakit mental dan fisik, termasuk depresi, kecemaan, tingkah laku obsesif, jantung dan komplikasi syaraf, dan perkembangan fisik yang tidak normal.
Beberapa cara menyembuhkan Anorexia:
1) Mengembalikan kondisi individu ke berat badan normal
2) Merawat masalah mental mereka yang berhubungan dengan gangguan makan tadi
3) Mengurangi atau menghentikan tingkah laku atau pikiran yang menyebabkan gangguan makan tadi, dan mencegahnya kambuh lagi
Beberapa riset menyarankan penggunaan obat-obatan mungkin efektif dalam menyembuhkan penderita Anorexia. Atau bisa juga beberapa bentuk psikoterapi, temasuk psikoterapi individual, kelompok, dan keluarga, bisa membantu menyembuhkan alasan psikologis penyakit. Tetapi keefektivan treatment tergantung pada individu yang terkait dan kondisi mereka.
Bulimia Nervosa
Bulimia nervosa adalah gangguan makan yang meliputi aktivitas makan gila-gilaan, tidak terkontrol, dan diikuti dengan tindakan memancing makanan keluar dengan cara dimuntahkan. Tidak seperti penderita Anorexia, individu dengan Bulimia bisa diderita individu yang memiliki berat badan normal seusianya tetapi mereka tetap takut berat badan naik, dan sangat menginginkan berat badan turun, juga mereka merasa tidak puas dengan bentuk dan ukuran badan mereka. Gangguan ini juga disertai penyakit psikologis seperti depresi dan cemas.
Seperti Anorexia, treatment untuk penderita Bulimia melibatkan kombinasi beberapa pilihandan tergantung kebutuhan individu. Untuk mengurangi atau menghentikan binge-and-purge (makan dan muntah), pasian bisa mengikuti konseling tentang nutrisi dan psikoterapi termasuk cognitive behavioral threrapy (CBT)—terapi tingkah laku kognitif, atau penggunaan obat-obatan. CBT juga disesuaikan untuk menyembuhkan Bulimia yang efektif juga untuk mengubah binging and purging behavior, dan tingkah laku makan. Terapi bisa terapi per individu atau kelompok.
Binge-Eating Disorder
Gangguan makan berlebihan ditandai dengan makan dengan jumlah gila-gilaan yang menyebabkan hilang control terhadap tindakan makannya. Berbeda dari Bulimia, gangguan makan berlebihan tidak diikuti dengan tindakan memuntahkan makanan atau olahraga berlebihan atau berpuasa. Hasilnya, individu dengan gangguan ini biasanya menderita obesitas. Mereka merasakan rasa bersalah, malu dan/atau stress terhadap tingkah laku makan mereka, yang lebih menyebabkan mereka lebih melakukannya.
Individu dengan gangguan ini biasanya menderita penyakit psikologis meliputi kecemasan, depresi, dan kelainan kepribadian. Ditambah lagi adanya hubungan obesitas dengan penyakit jantung dan hipertensi.
Treatment untuk gangguan makan berlebihan mirip dengan treatment untu penderita Bulimia. Obat-obatan tertentu seperti antidepressants bisa membantu mengurangi gangguan ini dan mengurangi depresi. Psikoterapi, khususnya CBT, juga bisa diterapkan untuk masalah psikologis terkait makan-berlebihan, pada lingkungan kelompok atau individu.
