Gangguan disosiatif adalah sebuah kelompok gangguan yang ditandai oleh suatu kekacauan atau disosiasi dari fungsi identitas, ingatan, atau kesadaran.
Dalam gangguan disosiatif terdapat 5 macam tipe yaitu gangguan identitas disosiatif, disosiatif amnesia, fugue disosiatif, gangguan depersonalisasi, dan trans disosiatif.
Gangguan identitas disosiatif yaitu suatu gangguan disosiatif dimana seseorang memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda atau kepribadian pengganti.
Amnesia disosiatif adalah suatu gangguan disosiatif dimana seseorang mengalami kehilangan ingatan tanpa sebab organis yang dapat teridentifikasi. Orang dengan amnesia disosiatif biasanya lupa pada peristiwa atau periode kehidupan yang traumatis—yang membangkitkan emosi negatif yang kuat seperti ketakutan atau rasa bersalah. Biasanya kejadian tersebut mengguncang psikologis terlalu keras dan menyebabkan otaknya membangun proteksi terhadap diri sendiri dan merepresi kejadian-kejadian tersebut sehingga timbul amnesia disosiatif.
Fugue disosiatif, adalah suatu gangguan disosiatif dimana seseorang tiba-tiba pergi dari lingkup kehidupannya, melakukan perjalanan ke lokasi baru, mengasumsikan identitas baru, dan mengalami amnesia untuk hal-hal pribadi. Identitas baru ini timbul secara spontan dan tidak disadari oleh yang bersangkutan. Selain perilaku yang aneh ini, orang tersebut dapat terkesan ‘normal’ dan tidak menunjukkan tanda-tanda lain dari gangguan mental.
Gangguan depersonalisasi adalah gangguan yang ditandai oleh episode yang persisten atau berulang dari depersonalisasi. Dalam suatu tahap depersonalisasi, orang merasa terpisah dari dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Seperti contoh, saat seseorang berada di tengah keramaian, di satu waktu ia merasa orang-orang di sekitarnya berubah menjadi robot/manik-manik dan merasa seperti mimpi.
Trans disosiatif adalah gangguan dimana seseorang tidak mengingat peristiwa tertentu dan menganggap saat peristiwa itu terjadi ia tengah kesurupan. Biasanya konteksnya relijius tetapi jarang terjadi di negara barat.Fugue disosiatif, adalah suatu gangguan disosiatif dimana seseorang tiba-tiba pergi dari lingkup kehidupannya, melakukan perjalanan ke lokasi baru, mengasumsikan identitas baru, dan mengalami amnesia untuk hal-hal pribadi. Identitas baru ini timbul secara spontan dan tidak disadari oleh yang bersangkutan. Selain perilaku yang aneh ini, orang tersebut dapat terkesan ‘normal’ dan tidak menunjukkan tanda-tanda lain dari gangguan mental.
Gangguan depersonalisasi adalah gangguan yang ditandai oleh episode yang persisten atau berulang dari depersonalisasi. Dalam suatu tahap depersonalisasi, orang merasa terpisah dari dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Seperti contoh, saat seseorang berada di tengah keramaian, di satu waktu ia merasa orang-orang di sekitarnya berubah menjadi robot/manik-manik dan merasa seperti mimpi.
0 comments:
Post a Comment